Bagus, aku hampa.
Aku sakit lagi.
Mendesah, lalu tertunduk.
Sakit lagi, pengen ga pengen sakit.
Jazz yang renyah di telinga
Besok ulangan, dan aku hampa.
Sedikit berdesir rasa panik, namun dominan hampa.
Dengan bumbu perih.
Kenapa aku mudah sakit hati?
Kenapa?
Dasar hormon labil.

0 sampiran:
Post a Comment